pernah ngerasain ingin sesuatu dan harus didapatkan atau dipenuhi saat itu juga? pasti pernah kan ya. pada kenyataannya sesuatu tersebut harus ditunda. ntah karena faktor individu yang lain atau memang timingnya belum tepat. lantas bagaimana perasaanmu ketika sesuatu tersebut harus ditunda? kecewa? sedih? badmood? marah?
tapi siapa yang patut disalahkan? diri sendiri? orang lain? hahahaha sesungguhnya sangat manusiawi sekali apabila perasaan tiba tiba berubah menjadi gelisah. itu naluri. karna apa yang diinginkan belum sempat terpenuhi. ego juga ikut mendukung dan ingin melampiaskan ke semua orang yang tidak bersalah. namun naluri bergejolak untuk tetap stay positive and keep calm. namun ternyata ego sangat kuat untuk mengekspresikan kekecewaan ini.
lantas apa yang seharusnya dilakukan? tetap dengan pikiran pikiran negative yang berkeliaran di kepala? atau mencoba membiarkan naluri perang batin? atau menuruti ego yang melampiaskan semuanya? munafik sekali ketika mulut ini berkata bahwa sebenarnya baik baik saja. namun hati dan mata tidak bisa berbohong. namun siapa yang peduli. hanya bisa menahan sesak di rongga dada. memang semua keinginan tidak semuanya harus terpenuhi, dan ketika hal itu terjadi mau tidak mau suka tidak suka harus siap menerimanya dengan ikhlas dan berlapang dada. karena semesta sudah mengatur jalannya masing masing.
ego memanglah sangat kuat untuk bisa menguasai diri ini begitu cepat. namun biarkanlah naluri tetap bekerja dengan dugaan dugaan yang positif. karena sesungguhnya sangat amat lelah sekali ketika kekecewaan datang dirasuki dengan pikiran yang negatif. semua ingin berontak begitu saja. percayalah semua akan baik baik saja ketika bisa mengendalikan ego. susah memang. tapi harus. belajar, belajar, dan terus belajar untuk memaklumi setiap keadaan yang terjadi. belajar untuk tidak melihat segala sesuatu dari satu sudut pandang saja. belajar untuk mengerti sudut pandang yang lain. karena berdamai dengan diri sendiri sangatlah indah.
tapi siapa yang patut disalahkan? diri sendiri? orang lain? hahahaha sesungguhnya sangat manusiawi sekali apabila perasaan tiba tiba berubah menjadi gelisah. itu naluri. karna apa yang diinginkan belum sempat terpenuhi. ego juga ikut mendukung dan ingin melampiaskan ke semua orang yang tidak bersalah. namun naluri bergejolak untuk tetap stay positive and keep calm. namun ternyata ego sangat kuat untuk mengekspresikan kekecewaan ini.
lantas apa yang seharusnya dilakukan? tetap dengan pikiran pikiran negative yang berkeliaran di kepala? atau mencoba membiarkan naluri perang batin? atau menuruti ego yang melampiaskan semuanya? munafik sekali ketika mulut ini berkata bahwa sebenarnya baik baik saja. namun hati dan mata tidak bisa berbohong. namun siapa yang peduli. hanya bisa menahan sesak di rongga dada. memang semua keinginan tidak semuanya harus terpenuhi, dan ketika hal itu terjadi mau tidak mau suka tidak suka harus siap menerimanya dengan ikhlas dan berlapang dada. karena semesta sudah mengatur jalannya masing masing.
ego memanglah sangat kuat untuk bisa menguasai diri ini begitu cepat. namun biarkanlah naluri tetap bekerja dengan dugaan dugaan yang positif. karena sesungguhnya sangat amat lelah sekali ketika kekecewaan datang dirasuki dengan pikiran yang negatif. semua ingin berontak begitu saja. percayalah semua akan baik baik saja ketika bisa mengendalikan ego. susah memang. tapi harus. belajar, belajar, dan terus belajar untuk memaklumi setiap keadaan yang terjadi. belajar untuk tidak melihat segala sesuatu dari satu sudut pandang saja. belajar untuk mengerti sudut pandang yang lain. karena berdamai dengan diri sendiri sangatlah indah.
"jika memang ego tidak bisa dikalahkan,
dan naluri pun meronta untuk didengarkan,
hanya untuk mengekspresikan kekecewaan,
cobalah berdamai dengan diri sendiri,
melawan semua kegundahan dan ketakutan yang terjadi,
setidaknya berpura-pura tersenyum,
semua akan terlihat baik-baik saja,
karena semesta sudah mengatur bagaimana akhir dari semua drama."
Komentar
Posting Komentar